Tersenyumlah wahai yang sakit!

Kunjungan Anda kepada saudara atau teman yang sakit merupakaan sebuah keutamaan. Sepertinya biasa saja, tapi kalau kita renungi. Kunjungan tersebut memberi dampak yang sangat positif sekali. Mampu memupuk kasih sayang yang mungkin sempat kendor. Anda merefresh kembali pisikologi orang yang dikunjungi. Dan masih banyak dampak positif lainnya yang timbul dengan itu………

Islam dengan kemuliaannya yang tiada bandingananya, menganjurkan hal tersebut.

Ini terbukti dari dalil yang ada dibawah ini:

Dari sahabat ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallaahu’anhu Rasulullah shallallaahu’alaihi wasallam bersabda: “Apabila seseorang berkunjung (menengok) seorang muslim yang sedang sakit, maka seakan-akan dia berjalan di kebun syorga, hingga ia duduk. Apabila sudah duduk, maka akan diliputi rahmat Allah ta’ala. Apabila ia berkunjung di pagi hari, maka tujuh puluh ribu makalaikat akan mendo’akannnya agar mendapat rohmat hingga sore hari. Apabila ia berkunjung di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat akan mendo’akannya agar diberi rahmat hingga pagi hari.

HR. At-Tirmidzi no. 969, Ibnu Majah no1442, lafazh ini adalah lafazh Ibnu Majah. Lihat Shohiih Sunan Ibnu Majah I/244 no.1183, shohiih, Silsilah al-Ahaadiits ash-Sohiihah

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*